BeritaBidang Sosbud

PENYELENGGARAAN KABUPATEN/KOTA SEHAT DI KABUPATEN SAMPANG TAHUN 2019

ACUAN PENYELENGGARAAN KABUPATEN/KOTA SEHAT

I. DASAR HUKUM
  1. UU Nomor: 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
  2. UU Nomor : 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
  3. UU Nomor: 25 Tahun 2004 Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
  4. Peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor : 34 Tahun 2005 dan Nomor : 1138/MENKES/PB/VIII/2005 tentang PENYELENGGARAAN KABUPATEN/KOTA SEHAT

 

II. PENGERTIAN

Kabupaten/Kota Sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah.
Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat dilakukan melalui berbagai kegiatan dengan memberdayakan masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Untuk mewujudkannya dilaksanakan melalui “FORUM” atau dengan memfungsikan lembaga masyarakat yang ada. Forum tersebut disebut “FORUM KABUPATEN/KOTA SEHAT” atau sebutan lain yang serupa sampai tingkat kecamatan dan desa.

 

III. TUJUAN

Tercapainya kondisi Kabupaten/Kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat untuk bekerja dan berkarya bagi warganya dengan terlaksananya berbagai program pembangunan berwawasan kesehatan, sehingga dapat maningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakat.

 

IV. SASARAN
  • Terlaksananya program kesehatan dan sektor terkait yang sinkron dengan kebutuhan masyarakat, melalui perberdayaan forum yang disepakati masyarakat.
  • Terbentuknya forum masyarakat yang mampu menjalin kerjasama antar masyarakat, pemerintah kabupaten dan pihak swasta, serta dapat menampung aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah secara seimbang dan berkelanjutan dalam mewujutkan sinergi pembangunan yang baik.
  • Terselenggaranya upaya peningkatan lingkungan fisik, sosial dan budaya serta perilaku dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan secara adil, merata dan terjangkau dengan memaksimalkan seluruh potensi sumber daya di kabupaten tersebut secara mandiri.
  • Terwujutnya kondisi yang kondusif bagi masyarakat untuk menigkatkan produktifitas dan ekonomi wilayah dan masyarakatnya sehingga mampu meningkatkan kehidupan dan penghidupan masyarakat menjadi lebih baik

 

V. TATANAN

Tatanan dan sasaran Kabupaten Sehat sesuai dengan potensi dan permasalahan pada masing-masing kecamatan di Kabupaten, dikelompokkan dalam 9 tatanan berdasarkan tatanan/kawasan dan permasalahan khusus sebagai berikut :

  1. Tatanan Permukiman, Sarana dan Prasarana Sehat
  2. Tatanan Sarana Lalu Lintas Tertib & Pelayanan Transportasi sehat
  3. Tatanan Industri dan Perkantoran yang Sehat
  4. Tatanan Kawasan Pariwisata Sehat
  5. Tatanan Pertambangan Sehat
  6. Tatanan Hutan Sehat
  7. Tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri
  8. Tatanan Ketahanan Pangan dan Gizi
  9. Tatanan Kehidupan Sosial yang Sehat.

Dinas/Instansi/lembaga koordinator menjadi penanggung jawab pada tiap-tiap tatanan, dengan beranggotakan dinas/lembaga lainnya yang mempunyai peran dan fungsi untuk mewujudkan tatanan tersebut menjadi tatanan sehat.

 

VI. PENGHARGAAN

Kabupaten / Kota Sehat setiap 2 tahun diadakan penilaian dan diberikan penghargaan “SWASTI SABA” dari Presiden Republik Indonesia yang diklasifikasikan menjadi 3 katagori :

  1. Penghargaan PADAPA, jika mengikuti penilaian minimal 2 tatanan
  2. Penghargaan WIWERDA, jika mengikuti penilaian 3 – 4 tatanan
  3. Penghargaan WISTARA, jika mengikuti lebih dari 5 tatanan atau lebih dan penghargaan disampaikan langsung oleh Bapak Presiden kepada Bupati Kepala Daerah.

 

Sumber :
Forum Kabupaten Sehat (FKS) Lamongan
Forum Kabupaten Sehat (FKS) Bandung Barat

Share Post :

Berikan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditampilkan melalui persetujuan Admin.
Form yang bertanda bintang wajib diisi *