Berita

MASYARAKAT ANTUSIAS MENGIKUTI MUSRENBANGCAM DI TORJUN DAN TAMBELANGAN

   

Masyarakat terlihat antusias mengikuti acara Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2020 yang digelar di Kecamatan Torjun dan Tambelangan. Memasuki hari ketiga, Kamis (14/02/2019), Bupati Sampang H. Slamet Junaidi hadir membuka acara musrenbang di dua kecamatan tersebut. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan anggota DPRD dapil setempat, Sekretaris Daerah Puthut Budi Santoso, SH MSi, Kepala Bappelitbangda Ir. Tony Moerdiwanto, MSi, Kepala Perangkat Daerah, Anggota Forkopimcam, UPT di Kecamatan, para kepala desa serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dalam sambutannya, Bupati Sampang mengharapkan adanya musrenbang ini dapat menampung segala kebutuhan masyarakat yang kemudian dapat direalisasikan pada kegiatan tahun 2020. Disampaikan juga bahwa dana PIK Tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, Rp28 milyar menjadi Rp50 milyar. Peningkatan tersebut untuk lebih memfokuskan pada peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di desa-desa.

Di Kecamatan Torjun, Suasana ruangan juga tampak asri dengan penataan yang apik. Plt. Camat Torjun Moh. Lutfi Maliki, dalam sambutannnya menyampaikan permasalahan-permasalahan di wilayahnya dan juga menyampaikan capaian program pembangunan tahun sebelumnya hingga membacakan hasil pelaksanaan musrenbangcam tahun 2018 yang akan di laksanakan tahun 2019. Masalah air bersih menjadi topik utama khususnya  yang terjadi setiap tahun di Desa Bringinnonnggal, Krampon, Dulang dan Patarongan. Camat berharap agar OPD terkait bisa membantu persoalan ini karena air merupakan kebutuhan mendasar. Sedangkan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannnya menyampaikan kepada para Kepala Desa  agar usulan pembangunan dilakukan secara cermat, memperhatikan permasalahan dan sinergi antar desa. Pembangunan Infrastruktur harus dilaksanakan dengan kualitas yang baik, untuk pembangunan jalan antar desa diutamakan beton.

Bupati mengapresiasi prestasi beberapa lembaga pendidikan di level nasional.  Untuk mempertahankan kualitas pendidikan dibutuhkan komitmen dari semua pihak supaya pelayanan pendidikan dapat ditingkatkan dan lebih baik lagi.  Namun sangat disayangkan, masih terdapat kasus stunting di Desa Tanah Merah. “Penanganan stunting ini tidak bisa hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja”, kata beliau. Semua sektor dan unsur terkait dalam rangka penanganan stunting terutama dalam penyediaan air bersih, sanitasi dan lainnya harus terlibat penuh didalamnya. Oleh karena itu diperlukan sinergisitas program-program penanggulangan stunting lintas sektor.

Menyinggung permasalahan infrastruktur, kerusakan Jalan Poros Desa Tanah Merah-Nyeloh untuk segera ditangani dan menjadi prioritas dalam pengalokasian PIK Tahun 2020 dengan menggunakan konstruksi jalan sesuai struktur tanah.  Selain itu juga kekurangan air bersih pada beberapa Desa di Kecamatan Torjun harus segera diatasi melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berasal dari sumber air Desa Kanjar.  Diperlukan koordinasi dan tindak lanjut Perangkat Daerah terkait untuk merealisasikan penanggulangan permasalahan yang ada.  Pada penghujung sambutannya Bupati Sampang mengharapkan peserta Musrenbangcam mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan penuh antusias dan tanggung jawab.

Di Kecamatan Tambelangan, kedatangan Bupati Sampang disambut meriah dengan pengalungan sorban diiringi bacaan shalawat. Camat Tambelangan Mohamad Sulhan melaporkan dalam sambutannya potensi yang dimiliki. Beliau mengangkat kerajinan anyaman tikar pandan yang ada di Desa Birem dan Desa Mambulu Barat yang masih membutuhkan pembinaan. Beliau menyampaikan adanya permasalahan infrastruktur terkait kondisi jalan kabupaten yang masih memerlukan perbaikan, antara lain Ruas Tambelangan-Kotah, Tambelangan-Muktesareh, dan Tambelangan-Banyuates. Sanitasi lingkungan dan kurangnya peneranan jalan umum juga menjadi perhatian. Di Bidang Pendidikan, beliau menyampaikan jumlah guru yang jumlahnya terbatas dan distribusinya tidak merata. “Ada sekolah yang PNS-nya cuma seorang”, imbuhya.

Bupati Sampang dalam sambutannya menanggapi masih terbatasnya tenaga pendidik PNS yang masih terbatas dan tidak terdistribusi secara merata dengan adanya rekrutmen P3K yang akan dihelat dalam waktu tidak lama lagi. Selanjutnya, orang nomor satu di Pemkab Sampang tersebut kembali menyoal pelayanan di bidang kesehatan. Beliau terus mendorong aparatur di bidang kesehatan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang selama ini dirasakan masyarakat. Masih di sela-sela sambutannya, beliau menyampaikan akan mengakselerasi pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Tambelangan-Banyuates yang sudah dibangun sejak kepemimpinan sebelumnya, tapi strukturnya harus dari beton karena Tambelangan memiliki karakter tanah yang bergerak. (SU)

Share Post :

Berikan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditampilkan melalui persetujuan Admin.
Form yang bertanda bintang wajib diisi *