BeritaBidang PPM

RAPAT KOORDINASI LINTAS SEKTOR DALAM PENANGGULANGAN STUNTING

Dalam rangka memperkuat komitmen dalam penanggulangan  stunting  di Kabupaten Sampang Bappelitbangda bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang mengadakan pertemuan Lintas Sektor yang dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2019 di Aula Utama Bappelitbangda Kab Sampang.

Stunting adalah gagal tumbuh pada anak usia di bawah 5 tahun akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan yang terlihat dari panjang atau tinggi badan dibawah standart anak seumurnya.

Acara pertemuan ini menghadirkan Nara Sumber dari Tim Tenaga Ahli Penanggulangan Stunting Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI Bapak Bagus Budiseya Affandry dan dihadiri oleh beberapa Perangkat Daerah (PD) terkait, Camat dan Kepala UPT Puskesmas lokus yang terdampak stunting serta dibuka secara langsung oleh Yth. Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Bapak Puthut Budi Santoso, SH., M.Si. Dalam sambutannya Sekdakab Sampang  menekankan bahwa diperlukan Komitmen dari semua Perangkat Daerah dalam Pengentasan dan pencegahan stunting,  tidaklah bisa kalau hanya dikerjakan oleh Dinas Kesehatan saja, semua PD yang terkait harus bersama-sama memprioritaskan program kegiatan pada tahun 2020 nanti ke lokasi Desa Stunting. Karena setiap PD pasti ada program dan kegiatan yang dapat mengatasi dan mencegah stunting ini. Sebagai contoh : DPRKP dengan Sanitas Perdesaan dan Akses pelayanan Air Bersihnya, Dinas Pertanian dan DKP dengan Peningkatan Produksi cadangan pangan dan KRPL nya dan lain sebagainya.”

Nara Sumber dari Tim Tenaga Ahli Penanggulangan Stunting Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI  memaparkan bahwa pada tahun 2019 ini Desa Stunting di Kabupaten Sampang bertambah dari tahun sebelumnya menjadi 28 Desa di 11 kecamatan dimana penentuan lokus nya ditentukan oleh Daerah dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran. Hal ini berdasarkan data dari pelaksanaan pekan timbang yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan pada bulan Agustus 2018 yang lalu. Dalam pencegahan dan pengentasannya di tahun 2019 telah direncanakan 8 Aksi dimana sampai bulan maret ini kita telah memasuki Aksi yang ke 2 yaitu Konvergensi Program/Kegiatan. Pada Aksi ke 2 ini dimaksudkan adalah menginventarisir Program Kegiatan yang bersumber dari APBD Kab (Lintor), APBDes (Desa Lokus) dan DAK yang mendukung dalam pencegahan dan penanggulangan stunting ini.

Di akhir acara pertemuan ini telah mencapai kesepakatan bahwa yang akan menjadi lokus Desa Stunting Kabupaten Sampang pada tahun 2020 ini sebanyak 28 Desa di 11 Kecamatan yang nanti nya dituangkan dalam rencana kerja PD tahun 2020.  (dj.r)

Share Post :

Berikan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditampilkan melalui persetujuan Admin.
Form yang bertanda bintang wajib diisi *