Berita

SAMPANG BERSIAP MENUJU SMART CITY

   

Kabupaten Sampang mengikuti Assessment Gerakan menuju 100 Smart city 2019 pada Kamis-Jumat (21-22/02/2019) di Gedung Pusat TIK Nasional (Pustiknas) Tangerang Selatan. Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Kepala Diskominfo, perwakilan Bappelitbangda, dan staf teknis yang membidangi.

Gerakan menuju 100 Smart city merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan. Daerah yang ikut assessment sebanyak 107 kabupaten/kota yang sebelumnya sudah memenuhi persyaratan teknis. Selanjutnya, hanya 25 kabupaten/kota yang akan akan ditetapkan untuk bisa mengikuti program smart city dan mendapatkan pendampingan dari Kementerian Kominfo. Assessment ini sebenarnya sudah dimulai sejak Tahun 2017, dan kali ini merupakan kali ketiga. Sampai dengan saat ini, dari 514 kabupaten/kota di-Indonesia, sudah ada 75 kabupaten/kota yang sudah mengikuti program smart city.

Penerapan konsep smart city membutuhkan dukungan dari semua pihak. “Kami mendukung 100 persen penerapan smart city di Kabupaten Sampang”, kata Wakil Bupati Sampang pada saat proses assessment. Hal ini penting karena smart city menekankan pentingnya inovasi untuk menyelesaikan persoalan masing-masing daerah mempermudah penyelesaian masalah. “Sampang perlu menerapakan inovasi-inovasi baru, memanfaatkan teknologi untuk membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” imbuhnya.

Kepala Bappelitbangda yang diwakili Sekretarisnya Ir. Hj. Umi Hanik Laila, MM menjelaskan bahwa sebenarnya pilar-pilar pada smart city sudah berafiliasi dalam visi-misi Kabupaten Sampang. Beliau menjelaskan bahwa kebijakan-kebijakan di Kabupaten Sampang sudah mengarah pada penerapan smart city. ”Kita telah menginisiasi smart city pada beberapa kebijakan pembangunan, dan sampai dengan saat ini kita terus melakukan pengembangan agar konsep smart city bisa diimplementasikan lebih luas di Sampang,” imbuhnya. Kepala Diskominfo Kabupaten Sampang Drs. H. Djuwardi, MM menyampaikan bahwa kalau secara teknis operasional Kominfo siap mendukung smart city, terutama menyangkut SDM maupun infrastruktur TIK. “Apalagi sekarang ada dukungan dari pimpina,”  tegasnya.

Lebih lanjut Sekretaris Bappelitbangda yang juga Plt. Kepala Dinas Perikanan tersebut menjelaskan bahwa Kabupaten Sampang sudah mulai dengan e-government. “Fokus penerpan smart city harus dimulai dari pemerintah dulu, mendukung perangkat daerah agar mendigitalisasi pelayanannya guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya. Penerapan smart city juga harus selaras dengan implementasi prioritas pembangunan Kabupaten Sampang sebagaiman tertuang dalam salah satu misi, “Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah dan Perdesaan melalui Pengembangan Agribisnis, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”. Oleh karena itu, “penekanan penerapan smart city akan dilanjutkan pada pilar smart branding dan smart economy,” imbuhnya. (DA)

Share Post :

Berikan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar akan ditampilkan melalui persetujuan Admin.
Form yang bertanda bintang wajib diisi *